Skip to content

perjalanan ke Klaten

March 3, 2009
tags:

Senin, 3 Maret 2009, Untuk pertama kali aku menginjakkan kaki di kota ini. Belum pernah terbayang bagaimana kota itu sebelumnya… Aku pergi bukan sekedar jalan-jalan, melainkan menjalankan tugas kantor. Dengan mengendarai sepeda motor, perjalanan pun ku tempuh bersama teman ku. Dan setelah satu jam perjalanan, aku sampai di tempat tujuan. Klaten.

Disana, aku dan temanku disajikan makanan dan minuman ala kadarnya (red: nasi bungkus dan teh hangat).. Aku bukan termasuk orang yang senang berbasa-basi apalagi untuk urusan perut. Aku tergolong orang yang tidak bisa toleransi dengan makanan yang akan ku makan dan masuk ke perut ku. Jika aku tidak menyukai makanan itu, tidak akan ku makan. Siapapun yang memberikannya. Begitupun yang terjadi disana. Kekhawatiran muncul saat aku disuguhkan nasi bungkus dan teh hangat. kekhawatiran akan menu yang ada dibalik bungkusan coklat itu. Ok, aku masih dapat meminum segelas teh hangat di hadapan mereka. Tapi untuk nasi, tidak. Menurut ku, akan lebih tidak sopan jika aku membuka bungkusan nasi itu, dan ternyata aku tidak menyukai menunya. Aku tidak dapat menyembunyikan ekspresi tidak suka ku akan sesuatu ataupun berpura-pura untuk menyukai makanan itu. Akhirnya ku putuskan untuk membawa pulang bungkusan itu dengan alasan ‘masih’ kenyang.


Bingung dan culun.
itu yang ku rasakan. Smua orang menggunakan ‘java language’. well, ini bagian yang paling tidak aku suka. Aku belum cukup mengerti bahasa jawa, bahkan jauh dari kata ‘mengerti’. Jadilah disana aku hanya duduk diam memperhatikan orang-orang disekitarku sambil bertanya-tanya dalam hati, ‘kapan selesainya nih?’.

Hari pun berlalu tanpa meninggalkan kegiatan yang berarti. Aku dan teman ku berpamitan untuk kembali ke jogja. Sepanjang perjalanan, aku merenungi dan memikirkan kejadian hari ini. Aku belum pernah merasakan kesulitan berkomunikasi di 3 kota yang pernah aku tinggali, karena rata-rata percakapan sehari-hari banyak menggunakan bahasa indonesia. Tapi di Jogja dan mungkin jawa tengah, aku kesulitan untuk itu. Sidikit kecewa tentunya, karena tidak banyak yang dapat ku lakukan untuk mereka dan perjalan pertama ku ini. Jadikan perjalanan pertama ini sebagai pembelajaran yang berharga bagi ku…. :)

One Comment leave one →
  1. May 7, 2010 6:16 am

    nyasar… aku lancar jaya untungnya bahasa jawa, bahasa sumatera bisa, bahasa sunda bisa.. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.